Theology in Moderate Islam: A Historical Study of the Struggle for Dominance
A Study of Historical-Based Theological Methodology
Kata Kunci:
Moderate Islam, Islamic Theology, Historical Study, Contextual and TextualAbstrak
Islam saat ini menghadapi sejumlah realitas menarik, karena beberapa individu muslim mengeksploitasi legitimasi agama untuk memperebutkan suara publik. Atas nama agama, mereka memutarbalikkan pesan Islam, yang merupakan agama kebaikan dan rahmat. Sebaliknya, mereka justru menggunakan hinaan, ejekan, dan fitnah untuk keuntungan politik. Realitas ini menunjukkan wajah Islam yang bias terhadap rahmat dan cinta, bahkan terkesan konservatif dan primitif. Islam tidak dapat benar-benar dinilai oleh para pemeluknya; namun, dalam ilmu sosial, para pemeluk adalah aktor aktif, yang mewakili agama tersebut. Penelitian ini mengkaji sejarah perebutan dominasi ini, yang memungkinkan kita mengembangkan teologi yang moderat, tidak liberal maupun terlalu konservatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menggunakan sumber pustaka. Berdasarkan analisis historis, Islam muncul sebagai agama yang moderat. Namun, praktiknya bergantung pada para pemeluknya sebagai praktisi agama itu sendiri. Sesungguhnya, Islam benar-benar universal, begitu universalnya sehingga sering disalahpahami sebagai agama konservatif atau liberal. Kesimpulannya, teologi moderat sangat dipengaruhi oleh metodologi pemahaman kontekstual atau tekstual, dan pada kenyataannya, teologi moderat muncul dari tengah-tengah kedua kutub ini.
